Inilah Alasan Bokong Berkeringat dan Cara Atasinya


Saat Anda aktif, tubuh Anda juga berkeringat. Hal ini normal, dalam upaya menjaga kestabilan suhu tubuh. Namun jika Anda memiliki bokong yang terlalu banyak berkeringat, perhatikan baik-baik kebersihan tubuh. Idealnya, area di sekitar bokong ini harus dijaga sekering dan sedingin mungkin. Jangan lupa perhatikan tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, gatal dan nyeri.

Mengapa bokong selalu berkeringat?

Hampir setiap orang menderita bokong yang berkeringat dari waktu ke waktu. Namun, volume dapat bervariasi dari orang ke orang. Selanjutnya, tubuh memiliki dua jenis kelenjar keringat:

Kelenjar ekrin yang mengeluarkan campuran air dan garam. Tidak ada bau keringat ini. Fungsinya untuk mendinginkan kulit dan menurunkan suhu tubuh.

Kelenjar apokrin yang bisa mengeluarkan bau sangat erat kaitannya dengan keringat. Hanya ada kelenjar ekrin di bokong. Ini berarti bahwa bahkan jika Anda berkeringat deras dari bawah ke celana basah Anda, tidak ada bau yang akan mengganggu Anda.

Tak hanya itu, keringat juga sangat rentan muncul di lipatan kulit, termasuk bokong. Bahkan hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bayi yang baru lahir pun sudah merasakannya.

Sebagai bukti, ruam popok sering terjadi dan pantat bayi menjadi merah. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melepas popok dari waktu ke waktu agar pantat bayi dapat bernapas.
Orang dewasa juga disarankan untuk tidak memakai pakaian dalam saat tidur untuk menjaga kebersihan bokong dan alat kelamin.

Cara mengatasi bokong berkeringat berlebihan

Celana yang berkeringat tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kuman dan bakteri. Untuk menghindarinya, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

Pilih pakaian dalam yang tepat

Misalnya bahan seperti katun yang direkomendasikan untuk pakaian dalam sehari-hari. Jika Anda melakukan aktivitas berat, seperti olahraga, pilihlah bahan yang menyerap air dengan baik. Tujuannya sama, agar tidak ada kelembapan yang menumpuk di kulit.

Bawa pakaian dalam tambahan

Jika bagian bawah terasa berkeringat hingga pakaian dalam yang basah, segera alihkan ke pakaian dalam yang kering. Itulah mengapa penting untuk memiliki cadangan di mana-mana. Apalagi jika Anda berencana untuk berolahraga atau melakukan aktivitas yang berlangsung lebih dari 8 jam.
Semakin sedikit waktu kulit Anda terkena pakaian dalam yang lembap, semakin kecil kemungkinan bakteri menumpuk di bokong Anda.

Sering bangun

Duduk untuk waktu yang lama juga bisa menyebabkan keringat berlebih pada bokong. Karena itu, jika aktivitas Anda harus duduk berjam-jam, istirahatlah sesekali untuk bangun dan berjalan kaki selama beberapa menit. Ini memberi bokong kesempatan untuk bernapas.