Baru saja gabung pada manchester United,Bruno fernandes Merasa Puas Di Latih Ole Gunnar Solskjaer

Pemain gelandang tim MU yaitu bruno fernandes baru saja menggunakan seragam tim setan merah.akan tetapi,hal tersebut buat di cukup untuk nilai kwalitas sang manager tim manchester united yaitu ole gunnar solskjaer.

Pemain bruno fernandes dapat di bilang sebagai seorang pemain yang terbaik yang di pilih sang manager.ia datang pada tim MU dari sporting pada bulan januari tahun 2020 yang lalu serta tak membutuhkan waktu yang lama untuk pemain bruno fernandes untuk buktikan dirinya.

Sampai se jauh ini pemain bruno fernandes telah berikan 3 gol serta 3 assist dan memungkinkan akan terus menambah.hadir nya pemain bruno fernandes itu buat para pemain tim manchester united akan menjadi lebih baik dan akan lebig tertata dengan benar.

Pada saat ini,ditengah perberhentian di premier league untuk antisipasi tersebarnya virus corona,pemain bruno fernandes bicarakan soal sang manager.pemain gelandang yang berumur 25 tahun itu akui kalau tidak mudah untuk nilai kwalitas ole gunnar solskjaer dikarenakan belum lama dengan nya,akan tetapi ia mengetahui 1 hal yang paling istimewah pada diri sang manager.

Bagi nya ole gunnar solskjaer merupakan seorang pelatih yang memiliki sifat yang hati hati dan sangat detail serta bagi aku yang paling penting dikarenakan salah satu hal yang bisa ubah sepak bola untuk saat ini merupakan pengamatan yang seksama,”ucap bruno fernandes.

“Untuk sekarang tiap pelatih yang sangat bagus dan baik,mereka pelajari satu hal sama lain nya serta hal tersbut sebabkan tiap tiap pertandingan akan tidak mudah,”sambung fernandes.

Detail dalam persiapkan Tim

Untuk hal detail yang di maksud oleh bruno fernandes merupakan cara ole gunnar solskjaer untuk persiapkan skuat manchester united untuk hadapi pertandingan.sang manager itu benar benar analisi lawan mereka,cari kelemahan dari lawan serta berikan arahan yang lengkap pada para pemain timnya.

Memilik pengalaman

Terdapat alasan,akan tetapi bruno fernandes menyakinkan kwalitas yang baik dari ole gunnar solskjaer merupakan manager tim yang memiliki pengalaman sebagai seorang pemain.sang pelatih benar mengenali tim nya,pahami gimana tekanan pada saat bermain dan pakai kostumm merah yang ber gengsi itu.

Christian Eriksen Disebut sebut yang Buat Penampilan Inter Milan menjadi Turun

Pemain christian eriksen yang di datangkan tim inter milan saat bursa transfer pada bulan januari tahun 2020 silam.sebenar nya,pemain yang berasal dari denmark itu telah masuk pada daftar belanja tim inter milan sejak awal tahun 2019-2020 itu.

Pemain christian eriksen yang di beli oleh tim inter milan dengan bandol harga 20 juta euro.harga itu sudah di anggap sangat murah.di karenakan kontrak pemain christian eriksen bersama tim tottenham hanya sisa 6 bulan serta tim inter milan dapatkan sang pemain dengan harha yang murah.

Selama dia bermain pada tim tottenham,pemain christian eriksen sudah lakukan penampilan yang bagus serta jadi menjadi pemain serangan tim.akan tetapi,sejauh ini ia belum tunjukan penampilan yang baik saat bermain dengan tim inter milan.

Pemain eriksen pada saat ini belum dapat tembus pada tim yang paling utama pada tim inter milan.dari 4 peluang saat main pada laga seria A,pemain yang saat iniberumur 28 tahun tersebut hanya sekali saja bermain sebagai pemain yang utama.hal tersebut pun tak bermain dengan waktu yang full.

“Pemain christian eriksen akan jadi masalah untuk antonio conte,”kata paolo.

“Pemain christian eriksen tak sepertii diego costa yang dapat melakukan tarungan dengan siapa aja pada saat kamu tak main.ia seperti pemain eden hazard pendiam,ia tak pernah ngeluh,akan tapi dia sulit untuk bisa lakukan konfrontasi serta tetap jujur,”kata eks pemain lazio itu.

Sepak bola pada italia merupakan hal yang baru untuk pemain christian eriksen.di karenakan pada masa karier nya,tim inter milan jadi tim yang pertama untuk pemain christian eriksen pada diitalia.sebelumnya dia bela tim tottenham,ia sudah cukup lama main pada ajax.

Banyak orang menilai kalau pemain eriksen masih membutuh kan waktu yang banyak untuk bisa beradaptasi dengan cara dan gay asepak bola di italia.

‘Pemainan sepak bola pada italia tak terlalu cepat akan tetapi pemain christian eriksen tak pernha mempunyai cepat tinggi pada karier nya,”ucap fabio capello.

“Aku berpikir ia dapat berikan penampilan yang baik sebagai orang yang bisa atur pemain lain nya misal andrea pirlo pada tim juventus serta akan sebagai pemain sayap.ia tak miliki kecepatan untuk jadi pemain yang box to box.ia dapat tampilan contoh sama dengan marcelo brozovic serta bukan pemain contohnya arturo vidal,”kata fabipo capello.

Wayne Rooney sangat diyakinkan dapat Menjadi Manager Manchester United

Wayne rooney yang saat ini sedang kembangkan karier nya sebagai seorang pelatih dengan derby country.mantan pemain penyerang tim MU itu pun di yakinkan akan bisa duduk [ada kursi manger tim manchester united pada masa yang akan datang.

Pemain yang saat ini berumur 34 tahun itu sudah gabung pada tanggal 6-8-2019,sesudah tidak melakukan perpanjangan kontrak kerja dengan D C united.selain tanda tangan kontrak menjadi pemain,pemain wayne juga di tugaskan sebagai seorang pelatih.

ia bantu manager derby,philip cocu,untuk persiapkan tim nya itu.sebagai seorang pemain,pwmain wayne rooney sudah memiliki hasil cetak 4 gol dalam dua belas pertandingan yang di ikutinya pada semua kompetisi.

Dan sementara hal tersebut,pada tugas sebagai pelatih,pemain rooney bantu derby country loloskan pada babak ke 5 piala fa dan tempatkan peringkat pada posisi ke tiga belas divis champion ship bersama nilai tiga belas.

Dalam pertandingan piala FA,derby itu bersuara kalau mantan dari tim wayne rooney,tim MU,dipride park stadium pada tanggal 5-3-2020.pemain wayne akan berikan masuk kan pada cocu tentang hal dimana titik kelemahan tim manchester united itu.

Pemain wayne rooney sangat di yakin kan akan jadi manager untuk masa mendatang untuk tim MU.akan tetapi semua nya ter gantung dari pemain rooney itu sendiri apakah dia serius untuk kembangkan karien nya untuk menjadi seorang pelatih.

“Benar pemain wayne rooney aka dapat duduk pada kursi manager tim manchester united.dan semua itu ter gantung pada diri nya sendiri apakah dia serius dalam menjalankan tugasnya dan keinginan nya,”Ujar ole gunnar solskjae.

“tugas seorang manager adalah ambil alih smua hidup kamu,akan tetapi ini yang merupakan baik yang kedua sesudah bermain.aku yakin ada banyak mantan mantan pemain serta manager yang inginkan perkerjaan seperti saya ini,”sambungnya.

Pemain rooney adalah salah satu diantara legenda tim MU,selama tiga belas musim ikut dengan manchester united,pemain wayne telah meraih hasil 253 gol dari 559 pertandingan yang di ikuti nya.

ia juga turut serta bantu tim manchester united meraih enam belas titel juara,beberapa misalnya raih 5 trofi premier league,1 liga champions serta 1 titel juara piala dunia antar tim.

Florentino Perez Beri Jawaban Mengejutkan Terkait Pogba

Pemain bintang Manchester United, Paul Pogba terus dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol, Real Madrid sejak bursa transfer musim panas lalu. Kabar transfer ini lantas kembali berhembus kencang di bursa transfer musim dingin saat ini. Akan tetapi, ketika ditanyai mengenai transfer Pogba ini, Presiden Real Madrid, Florentino Perez justru mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.

Pogba memang diyakini menjadi salah satu pemain yang sangat ingin direkrut oleh Madrid untuk memperkuat lini tengah mereka. Klub berjuluk Los Blancos ini memang ingin melakukan perubahan besar-besaran di skuat mereka setelah musim lalu meraih hasil yang sangat mengecewakan dengan tanpa meraih satupun gelar juara.

Oleh karena itu, kehadiran pemain-pemain kelas dunia seperti Pogba diyakini merupakan solusi tepat untuk membangkitkan kembali Madrid musim ini. Apalagi juru taktik Madrid, Zinedine Zidane secara terang-terangan sempat mengutarakan kekaguman dirinya terhadap kualitas yang dimiliki oleh mantan gelandang Juventus tersebut.

Rumor kepindahan Pogba ini lantas semakin berhembus kencang karena pemain berpaspor Prancis itu disinyalir sudah mulai tidak kerasan merumput di Old Trafford. Akan tetapi, baru-baru ini, Mino Raiola selaku agen Pogba menegaskan bahwa kliennya tidak akan hengkang ke klub manapun dalam waktu dekat ini. Pernyataan Raiola ini mungkin juga menjadi salah satu alasan dari Perez untuk mengurungkan niat klubnya memboyong Pogba di bursa transfer kali ini. Perez bahkan pura-pura tidak mengetahui siapa Pogba.

“Saya tidak tahu siapa itu Pogba,” ungkap Perez dengan nada bercanda.

Setelah itu Perez lantas melayangkan pujian kepada gelandang muda milik Madrid, Federico Valverde. Gelandang muda berbakat itu juga diyakini menjadi salah satu faktor yang membuat Madrid tidak terlalu ngotot lagi untuk mengejar tanda tangan Pogba. Pemain yang bersangkutan juga baru saja keluar sebagai pahlawan Madrid dalam laga Final Piala Super Spanyol 2019 usai dirinya mengambil keputusan tepat untuk melanggar Alvaro Morata guna membuyarkan kans mencetak gol mantan penyerang Madrid itu di babak perpanjangan waktu.

“Valverde akan menjadi salah satu pemain bintang di klub ini untuk tahun-tahun yang akan datang,” tegas Perez.

Bruno Fernandes Semakin Dekat ke Old Trafford

Manchester United kabarnya akan segera kedatangan pemain anyar di bursa transfer musim dingin tahun ini. Pihak manajemen The Red Devils diyakini akan segera menuntaskan proses kepindahan Bruno Fernandes dari Sporting Lisbon.

Untuk bisa mendapatkan jasa Bruno di paruh kedua musim ini, pihak United diyakini akan dipaksa menggelontorkan dana hingga mencapai 60 juta Pounds atau setara dengan 1,077 triliun rupiah. Wakil presiden Manchester United, Ed Woodward diketahui telah menggelar pertemuan dengan presiden Sporting Lisbon, Frederico Varandas dan agen dari Bruno Fernandes di London pada hari Jumat kemarin.

Hasil pertemuan itu diyakini berakhir dengan kesepakatan dari semua pihak bahwa Bruno akan segera berseragam United dalam waktu dekat. Kedatangan Bruno ke Old Trafford ini kabarnya merupakan permintaan langsung dari juru taktik United, Ole Gunnar Solskjaer untuk meningkatkan kreativitas lini depan timnya.

Keinginan Solskjaer untuk bisa merekrut Bruno sejatinya sangat wajar. Pasalnya, saat ini skuat United tidak memiliki pemain yang bisa berposisi sebagai gelandang serang sebaik apa yang bisa ditawarkan oleh pemain berusia 24 tahun tersebut.

Musim ini Solskjaer sebenarnya mempercayakan posisi tersebut kepada dua pemain yakni Jesse Lingard serta Juan Mata. Akan tetapi, kedua pemain itu gagal tampil impresif dan bermain di bawah ekspektasi. Lihat saja apa yang ditorehkan oleh Lingard dari 18 pertandingan di ajang Liga Inggris dengan tanpa sekalipun mencetak gol serta membuat assist untuk timnya.

Catatan itu tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan apa yang dibukukan oleh Bruno musim ini bersama Sporting. Tampil dalam 24 pertandingan, Bruno sukses berkontribusi dengan 13 gol serta 13 assist. Performa Bruno bahkan lebih impresif lagi musim lalu lewat torehan 32 gol serta 18 assist dari 53 pertandingan di semua kompetisi.

Melihat performa meyakinkan Bruno itu, maka wajar saja jika kehadiran dirinya diyakini akan membuat lini depan United semakin berbahaya nantinya. Anthony Martial yang dipercaya sebagai penyerang utama musim ini diyakini akan menjadi pemain yang paling diuntungkan dari kehadiran Bruno. Penyerang asal Prancis itu dipercaya akan mendapatkan umpan-umpan terbaik yang akan dilepaskan oleh Bruno untuk mengoyak jala gawang lawan.

Sarri Percaya De Ligt Akan Jadi Bek Terbaik di Dunia

Juru taktik Juventus, Maurizio Sarri mengaku bahwa dirinya sangat yakin salah satu penggawa timnya yakni Matthijs de Ligt akan memiliki karir yang cemerlang. Pelatih asal Italia itu bahwa tanpa ragu menyebutkan bahwa De Ligt akan berstatus sebagai bek terbaik di dunia di waktu yang akan datang.

Meskipun saat ini pemain yang bersangkutan masih berjuang keras agar bisa tampil konsisten bersama Juventus musim ini, namun Sarri terlihat sangat yakin dengan kemampuan yang dimiliki oleh pemain belakang berpaspor Belanda tersebut. Musim debut De Ligt bersama Bianconeri memang bisa dikatakan tidak berjalan begitu mulus. Ia harus melalui masa-masa sulit saat ini karena belum mampu menunjukkan performa seperti yang diharapkan darinya.

Situasi ini tentu sangat berbeda jauh dari apa yang ia dapatkan ketika masih bermain untuk Ajax Amsterdam. Di klub lamanya, De Ligt berhasil tampil impresif sehingga hampir selalu dimainkan di setiap pertandingan. Dirinya bahkan dipercaya untuk mengemban ban kapten. Musim ini De Ligt tercatat baru bermain dalam 13 pertandingan di ajang Serie A.

Meski demikian, Sarri terlihat sama sekali tidak khawatir mengenai perkembangan De Ligt bersama timnya. Mantan pelatih Napoli dan Chelsea itu sangat yakin bahwa permainan terbaik dari De Ligt akan terlihat seiring dengan berjalannya waktu. Ia menilai masalah yang dihadapi oleh De Ligt saat ini hanyalah karena hal adaptasi terhadap berbagai kondisi yang ada di dalam timnya.

Sarri menegaskan bahwa dirinya bisa memaklumi dari apa yang dialami oleh De Ligt saat ini. Ia mengakui bahwa bukan hal yang mudah bagi De Ligt untuk bisa meraih kesuksesan bersama Juventus karena hal menghadapi lingkungan, liga, negara serta bahasa yang baru.

“Saya menjadi orang pertama yang yakin bahwa De Ligt akan berstatus sebagai bek terbaik di dunia nantinya. Ini benar-benar waktu yang sulit bagi dirinya dalam lima bulan awal untuk bisa selalu bermain setiap tiga hari sekali dengan berada di negara yang baru. Selain itu, ia juga harus menghadapi liga baru dengan bahasa yang baru pula,” ungkap Sarri.