AMANKAN KONEKTIVITAS JARINGAN KOMPUTER KAMU DENGAN CARA INI

Ketika jaringan komputer pertama kali berevolusi, penggunaannya terbatas terutama untuk Universitas dan organisasi berukuran sedang atau perusahaan. Tujuan dasarnya adalah untuk meningkatkan fasilitas penelitian di sebuah lembaga atau komunikasi elektronik yang sangat dasar seperti e-mail atau untuk berbagi perangkat umum tertentu dalam sebuah jaringan seperti printer, mesin fax dll.

Paparan terbatas ini tidak membuat jaringan ini sangat mungkin untuk serangan jaringan dan data rahasia yang akan dicuri dan karenanya tidak memerlukan tindakan keamanan khusus dan prosedur. Dengan booming di industri jaringan, di mana jumlah rerata konsumen telah pergi dari beberapa ratus sampai jutaan dan miliaran, keamanan jaringan telah menjadi salah satu subjek yang paling penting dan penting bagi administrator jaringan dan pengguna mereka.

Beberapa algoritma dan protokol telah diperkenalkan dalam rangka untuk membuat jaringan komputer yang lebih handal dan media yang aman. Mengamankan jaringan melibatkan merancang cerdas untuk mengakali cerdas, berdedikasi dan terkadang musuh yang didanai dengan baik.

Tidak seperti dunia nyata, alam elektronik kita tidak menikmati kemewahan mengidentifikasi atau mengotentikasi orang dengan mengenali wajah mereka, suara dan tulisan tangan. Tidak ada salinan keras untuk disimpan sebagai bukti dan karenanya gangguan yang dibuat dalam setiap perintah bayar atau dokumen sejenis lainnya online menjadi jelas jauh lebih sulit untuk memahami dan mengidentifikasi. Untuk tujuan ini solusi yang lebih canggih diperlukan.

Model referensi OSI (Open System interface) tidak memiliki satu lapisan khusus untuk memastikan keamanan jaringan dan menyimpannya dari serangan luar. Namun, karena keamanan jaringan meliputi berbagai macam dan jenis kejahatan, setiap lapisan bekerja untuk memberikan tingkat keamanan yang diperlukan dan relevan sesuai dengan fungsi dan penggunaannya.

Mulai dari lapisan pertama yaitu lapisan fisik yang mendefinisikan antarmuka mekanis dan listrik ke jaringan, gangguan dan pelanggaran keamanan seperti penyadapan dapat dihindari dengan melampirkan saluran transmisi atau kabel dalam tabung yang telah disegel dengan gas pada tekanan tinggi. Tekanan gas kemudian dapat dipantau melalui sensor dan jika ada usaha yang dilakukan untuk mengebor atau mematahkan tabung, penurunan tekanan gas akan terdeteksi oleh sensor dan karenanya alarm dapat dipicu.

Lapisan data link yang berkaitan dengan kesalahan transmisi menggunakan protokol yang semakin kompleks untuk memastikan keandalan dalam layanan komunikasi. Sebagai aliran bit dipecah menjadi berbeda frame data, setiap frame dapat dienkripsi pada transmisi dan kemudian didekripsi setelah menerima di ujung lain.

Lapisan jaringan, yang merupakan lapisan terendah yang didedikasikan untuk transmisi end-to-end; firewall dan sistem keamanan lainnya dapat diinstal untuk melindungi komputer dari penyerang.

Lapisan Transport berfungsi untuk menyediakan transportasi data yang andal dan hemat biaya dari mesin sumber ke mesin tujuan, dan karenanya keamanan end-to-end krusial diperlukan. Ini berarti bahwa seluruh sambungan harus dienkripsi, untuk keamanan maksimum.

Lapisan aplikasi dapat digunakan untuk menangani masalah seperti otentikasi pengguna dan identifikasi. Keamanan jaringan tidak terbatas pada satu lapisan tetapi perlu ditangani oleh setiap lapisan pada tingkat sendiri untuk mencegah pelanggaran keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *